Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

LAMPIRAN LXXI   PERATURAN BUPATI BOGOR

                                                         NOMOR           : 050/380/Kpts/Per-UU/2014

TANGGAL        : 10 JUNI 2014

                

 

 

RENCANA KERJA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN BOGOR

TAHUN 2015

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

  1. Latar Belakang

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menyusun Rencana Kerja (Renja) yang mengacu panda Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), Rencana Strategis (Renstra) SKPD, hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan periode sebelumnya, masalah yang dihadapi, dan usulan program serta kegiatan yang berasal dari masyarakat. Renja SKPD memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan, baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.

Penyusunan Renja Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Tahun 2015 mengacu pada Rencana Strategis (Renstra) Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa periode Tahun 2013-2018, dimana sesuai dengan visi Pemerintah Kabupaten Bogor yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018, Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia.

Renja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Tahun 2015 merupakan rencana tahunan kedua dalam tahapan pelaksanaan RPJMD Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018 yang harus memuat rencana pencapaian indikator-indikator penciri termaju Kabupaten Bogor, pencapaian indikator-indikator sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah,serta beberapa indikator lainnya yang sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM), kebijakan nasional dan Provinsi Jawa Barat, serta muatan lokal lainnya. Adapun khusus untuk BPMPD Kabupaten Bogor, maka indikator termaju yang harus tercapai adalah :

  1. Penduduk miskin turun menjadi 5 %;
  2. Bebas rumah tidak layak huni;
  3. Tidak ada daerah terisolir;
  4. Tuntas angka merek huruf (AMH) Bagi penduduk berusia 15-60 tahun; dan
  5. Tersedianya layanan pengaduan masyarakat di seluruh OPD dan Desa.

Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan 5 (lima) isu strategis pembangunan dan 8 prioritas pembangunan dengan kuantitas fokus pembangunan yang bervariatif pada masing-masing prioritas pembangunan. Program dan kegiatan yang terakomodir dalam Renja BPMPD Tahun 2015 mendukung 5 prioritas pembangunan, adalah sebagai berikut :

  1. Prioritas 1 yaitu Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Kualitas Kehidupan Sosial Masyarakat, dengan fokus pembangunan :
  2. Prioritas 2 yaitu Peningkatan Daya Saing Perekonomian Daerah Dan Pengembangan Pariwisata, dengan fokus pembangunan :
  3. Prioritas 3 yaitu Peningkatan Investasi Dan Penciptaan Peluang Kerja, dengan fokus pembangunan :
  4. Prioritas 4 yaitu Peningkatan Integrasi, Koneksitas, Kuantitas Dan Kualitas Infrastruktur yang Berwawasan Lingkungan, dengan fokus pembangunan :
  5. Prioritas 7 yaitu Pemantapan Kinerja Pelayanan Pemerintah Daerah Yang Transparan Dan Akuntabel, dengan fokus pembangunan :

Disamping itu, ada 2 (dua) muatan lokal daerah yang menjadi tugas pokok BPMPD Kabupaten Bogor untuk difasilitasi, yaitu :

  1. Jumlah kader posyandu yang mendapatkan insentif; dan
  2. Jumlah RT/RW yang mendapatkan insentif.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan Strategi dan Arah kebijakan pembangunan tahun 2015 dimana berdasarkan bidang urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang tercantum pada misi ketiga, melalui strategi meningkatkan kapasitas pemerintahan desa dan partisipasi masyarakat, dengan arah kebijakan sebagai berikut :

1)     Peningkatan kinerja pemerintah desa melalui peningkatan kemampuan keuangan dan sarana prasarana pemerintahan desa;

2)     Peningkatan pembinaan bagi aparat desa;

3)     Peningkatan kapasitas kelembagaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan;

4)     Meningkatkan Infrastruktur Perdesaan; dan

5)     Peningkatan peran masyarakat dalam pembangunan.

Program dan kegiatan pada Renja BPMPD Tahun 2015 sinergis dengan target Prioritas Pembangunan Tahun 2015 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kabupaten Bogor pada bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa meliputi Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Desa dan Penguatan Kualitas Aparatur Desa dan Kelembagaan Desa.

Indikator Kinerja Kunci (IKK) aspek pelayanan umum di bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang menjadi target outcome dalam pelaksanaan tupoksi BPMPD adalah sebagai berikut :

  1. Rata-rata jumlah kelompok binaan lembaga pemberdayaan masyarakat;
  2. Rata-rata jumlah kelompok binaan PKK;
  3. LPM Berprestasi;
  4. PKK Aktif;
  5. Posyandu aktif;
  6. Swadaya masyarakat terhadap program pemberdayaan masyarakat;
  7. Pemeliharaan Pasca Program Pemberdayaan.

Indikator Kinerja Kunci (IKK) aspek daya saing daerah yang menjadi tupoksi BPMPD adalah Persentase Desa Berstatus Swasembada Terhadap Total Desa.

Rancangan Renja SKPD dibahas dalam forum SKPD yang diselenggarakan bersama antar pemangku kepentingan untuk menentukan prioritasa kegiatan pembangunan terutama dalam mewujudkan visi “Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten Termaju Di Indonesia” dengan 25 penciri termaju.

Secara garis besar tahapan proses penyusunan Rencana Kerja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa adalah sebagai berikut :

  1. Tahapan Persiapan

           1)   Menyusun rancangan keputusan Bupati tentang Pembentukan Tim Penyusun Renja SKPD;       

           2)   Orientasi mengenai Renja SKPD;

           3)   Menyusun agenda kerja Tim Penyusun Renja SKPD;

           4)   Menyiapkan data dan informasi Perencanaan Pembangunan Daerah.

  1. Tahap Penyusunan Rancangan Kerja

1)   Persiapan penyusunan Rancangan Renja SKPD;

2)   Pengolahan data dan informasi;

3)   Analisis gambaran pelayanan SKPD;

4)   Mereview hasil evaluasi Renja SKPD tahun lalu berdasarkan         Renstra SKPD;

5)   Menentukan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi     SKPD;

6)   Penelaahan rancangan awal RKPD;

7)   Perumusan tujuan dan sasaran;

8)   Penelaahan usulan masyarakat; dan

9)   Perumusan kegiatan prioritas.

  1. Tahap Pelaksanaan Forum SKPD yang dikoordinasikan oleh BAPPEDA

1)   Penyelarasan program dan kegiatan sesuai dengan tupoksi SKPD berdasarkan usulan program dan kegiatan hasil Musrenbang Kecamatan;

2)   Penajaman indikator dan target kinerja program dan kegiatan sesuai dengan tupoksi SKPD;

3)   Penyelarasan program dan kegiatan antar SKPD dalam rangka sinergi pelaksanaan dan optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan tupoksi masing-masing SKPD;

4)   Penyesuaian pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif masing-masing SKPD

  1. Tahap Penetapan Renja SKPD

1)   Penyempurnaan Rancangan Renja SKPD dengan berpedoman pada RKPD yang dapat ditetapkan

2)   Verifikasi rancangan Renja SKPD yang dapat disempurnakan oleh BAPPEDA

3)   Pengesahan rancangan Renja SKPD oleh Bupati.

 

Keterkaitan antara Renja SKPD dengan Dokumen RKPD

RKPD memuat program dan kegiatan SKPD dan dokumen RKPD merupakan acuan bagi SKPD dalam menyempurnakan Renja SKPD untuk tahun yang sama. Proses penyusunan RKPD dilakukan secara pararel dan sifatnya saling memberi masukan dengan penyusunan Renja SKPD.

 

 

  1. LANDASAN HUKUM
  2. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.(Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 164, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421);
  3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
  4. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
  5. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
  6. Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
  7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
  8. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
  9. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);
  10. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815);
  11. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
  12. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
  13. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, Cianjur;
  14. Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014;
  15. Peraturan Menteri Dalam Negeri No 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 517);
  16. Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri Nomor 28 tahun 2010, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor 0199/M.PPN/04/2010 dan Menteri Keuangan Nomor PMK.95/PMK.07/2010 tentang Penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 25 Tahun 2010 tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2008-2013;
  17. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 25 Tahun 2010 tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2003-2013;
  18. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 7 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Pemerintahan Daerah (LembaranDaerah Kabupaten Bogor Tahun 2008 Nomor 7);
  19. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pembentukan Lembaga Teknis Daerah (LembaranDaerah Kabupaten Bogor Tahun 2008 Nomor 12);
  20. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 19 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bogor Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2008 Nomor 19);
  21. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 27 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bogor Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2008 Nomor 27);
  22. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 8 Tahun 2009 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2009 Nomor 8, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 37).

 

  1. MAKSUD DAN TUJUAN
  2. Mengefektifkan proses pelaksanaan program dan kegiatan yang dituangkan dalam perencanaan kinerja tahunan atau terarahnya pelaksanaan program dan kegiatan dalam mencapai tujuan atau tercapainya tujuan pelayanan publik;
  3. Memberikan arahan atau acuan serta pedoman bagi pelaksanaan program dan kegiatan untuk tercapainya sasaran dan tujuan.

 

  1. SISTEMATIKA PENULISAN

BAB I                    PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
  2. Landasan Hukum
  3. Maksud dan Tujuan
  4. Sistematika Penulisan

 

BAB II         EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU

  1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra SKPD
  2. Analisis Kinerja Pelayanan SKPD
  3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD
  4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD
  5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

BAB III       TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

  1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional
  2. Tujuan dan Sasaran Renja SKPD
  3. Program dan Kegiatan

BAB IV       PENUTUP

 

  

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA BPMPD TAHUN 2013

 

  1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA BPMPD TAHUN 2013 DAN CAPAIAN RENSTRA BPMPD

Realisasi pelaksanaan program/kegiatan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Tahun 2013 menghasilkan rata-rata capaian indikator kinerja output sebesar 90,91%, termasuk dalam katagori predikat sangat tinggi. Adapun realisasi keseluruhan anggaran sebesar Rp.11.585.355.264,00 atau sebesar 96,12%, dari total rencana anggaran sebesar Rp. 12.053.473.000,00 .

Uraian kegiatan beserta capaian indikator kinerja outputnya sebagai berikut :

1)       Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, terdiri dari 18 kegatan dengan perincian sebagai berikut :

  1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat, dari rencana anggaran sebesar Rp.2.000.000,00 realisasinya mencapai Rp.1.998.000,00 atau sebesar 99,90% dengan keluaran jumlah benda-benda pos untuk surat menyurat dan dokumen kerja kantor yang terdiri dari materai 6.000 dan materai 3.000 dari rencana materai 6000 sebanyak 222 buah realisasinya tercapai 222 buah atau sebesar 100% dan materai 3000 sebanyak 222 buah realisasinya tercapai 222 buah atau sebesar 100%. Adapun realisasi capaian kegiatan ini pada tahun 2014 triwulan I yaitu sebanyak 88 lembar untuk materai 3000 dan materai 6000 atau sebesar 3% dari target renstra Tahun 2018.Sedangkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan sampai dengan Tahun 2012 sebesar 1544 lembar untuk masing-masing materai 3000 dan materai 6000.
  2. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik, dari rencana anggaran sebesar Rp.84.444.000,00 realisasinya mencapai Rp.54.568.452,00 atau sebesar 90,88% dengan keluaran jumlah sarana komunikasi dan listrik yang dibayarkan selama 1 tahun dari rencana sebanyak 12 bulan realisasinya tercapai 100%. Adapun realisasi capaian kegiatan ini pada tahun 2014 triwulan I yaitu sebanyak 3 bulan atau sebesar 5% dari target renstra Tahun 2018.Sedangkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan sampai dengan Tahun 2012 sebesar 48 bulan.
  3. Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional, dari rencana anggaran sebesar        Rp.9.350.000,00 realisasinya mencapai Rp.6.564.900,00 atau sebesar 67,33% dengan keluaran jumlah STNK kendaraan dinas/operasional yang diperpanjang legalitasnya yang terdiri dari kendaraan roda 4 dari rencana sebanyak 7 unit, realisasinya tercapai 100 % dan kendaraan roda 2 dari rencana sebanyak 11 unit, realisasinya tercapai 100%. Adapun capaian kegiatan ini pada tahun 2014 triwulan I belum terealisasi atau sebesar 0% dari target renstra Tahun 2018.Sedangkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan sampai dengan Tahun 2012 sebesar 6 unit kendaraan roda 4 dan 11 unit kendaraan roda 2.
  4. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor, dari rencana anggaran sebesar Rp.52.200.000,00 realisasinya mencapai Rp.50.157.500,00 atau sebesar 96,09% dengan 2 (dua) keluaran yaitu (1) Jumlah tenaga kebersihan yang dibayarkan honornya sebanyak 12 bulan sebanyak 5 orang realisasinya tercapai 100% (2) Jumlah alat kebersihan dan bahan pembersih dari rencana sebanyak 14 jenis realisasinya tercapai 100%. Adapun realisasi capaian kegiatan ini pada tahun 2014 triwulan I yaitu sebanyak 2 bulan atau sebesar 3%untuk pembayaran honor tenaga kebersihan dan sebanyak 3 jenis untuk pembelian alat kebersihan atau sebesar 4% dari target renstra Tahun 2018.Sedangkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan sampai dengan Tahun 2012 sebesar 48 bulan untuk pembayaran honor tenaga kebersihan dan sebesar 56 jenis alat kebersihan .
  5. Penyediaan Alat Tulis Kantor, dari rencana anggaran sebesar Rp.44.644.000,00 realisasinya mencapai             Rp.44.435.000,00 atau sebesar 99,53% dengan keluaran jumlah alat tulis kantor BPMPD dari sebanyak rencana 48 jenis, realisasinya tercapai 100%. Adapun capaian kegiatan ini pada tahun 2014 triwulan I belum terealisasi atau sebesar 0% dari target renstra Tahun 2018.Sedangkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan sampai dengan Tahun 2012 sebanyak 50 jenis.
  6. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan, dari rencana anggaran sebesar Rp. 25.000.000,00 realisasinya mencapai Rp. 23.500.000,00 atau sebesar 94,00% dengan keluaran jumlah barang cetakan dan penggandaan dari rencana sebanyak 18 jenis dan 100.000 kali penggandaan, realisasinya tercapai 100%.Adapun realisasi capaian kegiatan ini pada tahun 2014 triwulan I yaitu sebanyak 3 jenis atau sebesar 3% untuk barang cetakan dan sebanyak 30.000 lembar untuk penggandaan atau sebesar 4% dari target renstra Tahun 2018.Sedangkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan sampai dengan Tahun 2012 sebesar 17 bulan untuk barang cetakan dan 93.140 lembar untuk penggandaan.
  7. Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor, dari rencana anggaran sebesar          Rp. 15.000.000,00 realisasinya mencapai Rp. 13.500.000,- atau sebesar 99,99% dengan keluaran jumlah komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor dari rencana sebanyak 13 jenis, realisasinya tercapai 100%. Adapun capaian kegiatan ini pada tahun 2014 triwulan I belum terealisasi atau sebesar 0% dari target renstra Tahun 2018.Sedangkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan sampai dengan Tahun 2012 sebanyak 14 jenis.
  8. Penyediaan Bahan Logistik Kantor, dari rencana anggaran sebesar Rp.1.896.000,00 realisasinya mencapai                 Rp.1.647.000,00 atau sebesar 86.87% dengan 2 (dua) keluaran yaitu : (1) Jumlah tabung gas yang diisi ulang, dari rencana sebanyak 12 buah, realisasinya tercapai 100%, (2) Jumlah tabung tabung pemadam kebakaran yang diisi ulang dari rencana sebanyak 6 buah, realisasinya tercapai 100%. Adapun realisasi capaian kegiatan ini pada tahun 2014 triwulan I yaitu sebanyak 3 buah atau sebesar 5% untuk tabung gas dan sebanyak 4 buah untuk tabung pemadam kebakaran atau sebesar 13% dari target renstra Tahun 2018.Sedangkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan sampai dengan Tahun 2012 sebesar 48 bulan untuk tabung gas dan 26 buah untuk tabung pemadam kebakaran.
  9. Penyediaan Makanan dan Minuman, dari rencana anggaran sebesar Rp. 34.375.000,00 realisasinya mencapai

sebesar 100% dengan keluaran jumlah pegawai dan tamu yang diberi jamuan makanan dan minuman dalam 1 tahun, dari rencana sebanyak 495 galon air mineral dan 1780 porsi, realisasinya sebesar 100%. Adapun realisasi capaian kegiatan ini pada tahun 2014 triwulan I yaitu sebanyak 150 buah atau sebesar 4% untuk air mineral dan sebanyak 390 porsi untuk jamuan makan atau sebesar 5% dari target renstra Tahun 2018.Sedangkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan sampai dengan Tahun 2012 sebesar 12084 porsi untuk jamuan makanan dan minuman.

  1. Rapat-rapat koordinasi dan Konsultasi ke Dalam dan Keluar Daerah, dari rencana anggaran sebesar                Rp. 280.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 270.716.441,- atau sebesar 99,90% dengan 2 (dua) keluaran yaitu : (1) Jumlah rapat koordinasi dalam daerah yang dilaksanakan dari rencana sebanyak 136 kali, realisasinya tercapai 100 %, (2) Jumlah rapat koordinasi keluar daerah yang dilaksanakan dari rencana sebanyak 132 kali, realisasinya tercapai 100% . Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD untuk rapat koordinasi ke dalam daerah mencapai 653 kali atau 83% daritarget renstra akhir periode sebesar 789 kali, sedangkan untuk rapat koordinasi keluar daerah mencapai 731 kali atau 84%, dari target renstra akhir periode sebesar 867 kali.
  2. Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi / Teknis Perkantoran, dari rencana anggaran sebesar                    Rp. 12.650.000,- realisasinya tercapai 100% dengankeluaran Jumlah pegawai kontrak yang menerima honor bulanan, dari rencana sebanyak 1 orang, realisasinya tercapai 100 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun 2014 sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD tercapai 100%
  3. Pelayanan Dokumentasi dan Arsip SKPD, dari rencana anggaran sebesar Rp. 31.715.000,- realisasinya mencapai Rp. 31.565.000,- atau sebesar 99,53% dengan keluaran Jumlah dokumen arsip yang dikelola, dari rencana sebanyak 4312 dokumen, realisasinya tercapai 3268 dokumen atau sebesar 76%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun 2014 sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 20.373 dokumen atau mencapai 97% daritarget renstra akhir periode sebanyak 21.007 dokumen.
  4. Penyediaan Pelayanan Administrasi Kepegawaian, dari rencana anggaran sebesar Rp. 28.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 26.455.000,- atau sebesar 99,30% dengan

keluaran Jumlah dokumen administrasi pegawai yang dilayani selama 1 tahun, dari rencana sebanyak 72 dokumen/pegawai, realisasinya tercapai 72 dokumen/pegawai atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD tercapai 100%.

  1. Penyediaan Pelayanan Administrasi Barang, dari rencana anggaran sebesar Rp. 25.882.000,- realisasinya mencapai Rp. 25.762.000,- atau sebesar 99,61% dengan keluaran Jumlah dokumen administrasi barang yang dikelola selama 1 tahun, dari rencana sebanyak 4 dokumen admnistrasi barang, realisasinya tercapai 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD tercapai 100%
  2. Penyediaan Pelayanan Keamanan Kantor, dari rencana anggaran sebesar Rp.54.328.000,- realisasinya mencapai Rp. 54.328.000,- atau sebesar 100% dengan 2 (dua) keluaran yaitu : (1) Jumlah tenaga piket pengamanan kantor selama 1 tahun, dari rencana sebanyak 4 petugas piket, realisasinya tercapai 4 petugas piket atau sebesar 100%, (2) Jumlah pakaian dinas PDL dari rencana sebanyak 4 stel, realisasinya tercapai 4 stel atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan,

tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD untuk jumlah tenaga piket pengamanan kantor selama 1 tahun tercapai 100%, sedangkan untuk Jumlah pakaian dinas PDL mencapai 28 stel atau masih 78% daritarget renstra akhir periode sebanyak 36 stel.

2)       Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, terdiri dari 8 kegiatan dengan perincian sebagai berikut :

  1. Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional, dari rencana anggaran sebesar Rp. 198.000.000,- realisasinya sebesar Rp. 197.060.000,- atau sebesar 99,60 % dengan keluaran Jumlah pengadaan kendaraan dinas/operasional, dari rencana sebanyak 1 unit kendaraan roda 4, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan inipada tahun 2014 yaitu sebanyak 4 unit kendaraan roda 4 atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode sebanyak 5 unit kendaraan roda 4 atau sebesar 100%.
  2. Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor, dari rencana anggaran sebesar Rp. 45.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 43.572.000,- atau sebesar 96,83% dengan keluaran Jumlah pengadaan perlengkapan gedung kantor, dari rencana sebanyak 1 jenis, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 1 jenis atau sebesar 100 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 5 jenis atau 100%.
  3. Pengadaan Mebeuler, dari rencana anggaran sebesar     Rp. 9.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 9.000.000,- atau sebesar 100% dengan keluaran Jumlah mebeuler, dari rencana sebanyak 2 jenis, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 2 jenis atau 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode sebanyak 13 jenis atau 92%.
  4. Pengadaan Peralatan Kantor, dari rencana anggaran sebesar Rp. 50.000.000,- realisasinya mencapai             Rp. 45.000.000,- atau sebesar 90,00% dengan keluaran Jumlah perlengkapan kantor, dari rencana sebanyak 2 jenis 3 unit, realisasinya tercapai 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 9 jenis 81 unit atau 74% dari target renstra akhir periode                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 sebanyak 21 jenis 109 unit.
  5. Pengadaan Perlengkapan Kantor, dari rencana anggaran sebesar Rp. 86.300.000,- realisasinya mencapai             Rp. 75.194.000,- atau sebesar 86,63% dengan keluaran Jumlah perlengkapan kantor, dari rencana sebanyak 2 jenis 4 unit, realisasinya tercapai 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 9 jenis 81 unit atau 74% dari target renstra akhir periode                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            sebanyak 21 jenis 109 unit.
  6. Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor , dari rencana anggaran sebesar Rp.136.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 135.225.000, atau sebesar 99,43% dengan keluaran Jumlah gedung kantor yang terpelihara, dari rencana sebanyak 1 gedung, realisasinya tercapai 1 gedung atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode tercapai 100%
  7. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional, dari rencana anggaran sebesar         Rp. 66.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 63.825.000,- atau sebesar 96,70% dengan 2 (dua) keluaran, yaitu(1) Jumlah Kendaraan Dinas/Operasional Roda 4 yang dipelihara di BPMPD, dari rencana sebanyak 6 unit, realisasinya tercapai 6 unit atau sebesar 100%, (2). Jumlah Kendaraan Dinas/Operasional Roda 2 yang dipelihara di BPMPD, dari rencana sebanyak 9 unit, realisasinya tercapai 9 unit atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100%
  8. Pemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan Gedung Kantor, dari rencana anggaran sebesar Rp. 6.000.000,- realisasinya

tercapai 100% dengan keluaran Jumlah perlengkapan gedung kantor yang diperbaiki, dari rencana sebanyak 4 jenis, realisasinya tercapai 4 jenis atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD sebesar 100%

  1. Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Kantor, dari rencana anggaran sebesar Rp. 2.000.000,- realisasinya tercapai 100% dengan keluaran Jumlah peralatan kantor yang dipelihara di BPMPD, dari rencana sebanyak 4 jenis, realisasinya tercapai 4 jenis atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100%.

3)       Program Peningkatan Disiplin Aparatur, terdiri dari 1 kegiatan dengan perincian sebagai berikut :

  1. Pengadaan Pakaian Dinas beserta perlengkapannya, dari rencana anggaran sebesar Rp. 14.400.000,00 realisasinya mencapai Rp. 0,00 atau sebesar 0% dengan keluaran Jumlah pegawai yang menerima pakaian KORPRI, dari rencana sebanyak 72 orang, realisasinya tercapai 0 %. Adapun capaian kegiatan ini pada tahun 2014 triwulan I belum terealisasi atau sebesar 0% dari target renstra Tahun 2018.Sedangkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan sampai dengan Tahun 2012 sebanyak 70 stel.

4)       Program Peningkatan Disiplin Aparatur, terdiri dari 2 kegiatan dengan perincian sebagai berikut :

  1. Pendidikan dan Pelatihan Formal dari rencana anggaran sebesar Rp. 150.000.000,- realisasinya mencapai            Rp. 149.700,000,- atau sebesar 99,80% dengan keluaran Jumlah pegawai yang mengikuti sinergitas, dari rencana sebanyak 72 orang, realisasinya tercapai 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode sebesar 100 %
  2. Bimbingan Tekhnis Implementasi Peraturan Perundang-undangan dari rencana anggaran sebesar Rp. 42.800.000,- realisasinya mencapai Rp. 42.550,000,- atau sebesar 98,42% dengan keluaran Jumlah pegawai yang mengikuti sinergitas, dari rencana sebanyak 7 orang, realisasinya tercapai 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode sebesar 100 %

5)       Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan, terdiri dari 8 kegiatan dengan perincian sebagai berikut :

  1. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD, dari rencana anggaran sebesar Rp. 20.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 19.982.700,- atau

sebesar 99,91% dengan keluaran Jumlah laporan capaian kinerja dan keuangan tahun 2014, dari rencana sebanyak 1 jenis laporan 15 buku, realisasinya tercapai 100 %.

Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun- tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode BPMPD mencapai 100 % atau sebanyak 1 jenis laporan 105 buku.

  1. Penyusunan Pelaporan Keuangan Semesteran, dari rencana anggaran sebesar Rp. 20.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 19.993.400,- atau sebesar 100% dengan keluaran Jumlah laporan keuangan semesteran BPMPD, dari rencana sebanyak 2 jenis laporan 19 buku, realisasinya tercapai 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 95% atau sebanyak 2 jenis laporan 117 buku daritarget renstra akhir periode sebanyak 2 jenis laporan 123 buku.
  2. Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun, dari rencana anggaran sebesar Rp. 20.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 19.998.700,- atau sebesar 99,99% dengan keluaran Jumlah laporan keuangan akhir tahun BPMPD, dari rencana sebanyak 1 jenis laporan 9 buku, realisasinya tercapai 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100% atau sebanyak 1 jenis laporan 106 buku.
  3. Penyusunan Perencanaan Anggaran, dari rencana anggaran sebesar Rp. 100.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 99.993.600,- atau sebesar 100% dengan 2 (dua) keluaran yaitu (1) Jumlah dokumen RKA dan DPA SKPD Tahun 2014, dari rencana sebanyak 2 jenis dokumen 50 buku, realisasinya tercapai 2 jenis dokumen 45 buku atau sebesar 100 % (2) Jumlah dokumen RKA-P dan DPA SKPD Tahun 2012, dari rencana sebanyak 2 jenis dokumen 40 buku, realisasinya tercapai 100 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD untuk jumlah dokumen RKA dan DPA SKPD Tahun 2014 mencapai 91 % atau sebanyak 2 jenis dokumen 265 buku daritarget renstra akhir periode 2 jenis dokumen 290 buku, sedangkan untuk JUmlah dokumen RKA-P dan DPA-P Tahun 2012 mencapai 91 % atau sebanyak 1 jenis dokumen 265 buku dari target renstra akhir periode sebanyak 2 jenis dokumen 290 buku.
  4. Penatausahaan Keuangan SKPD, dari rencana anggaran sebesar Rp. 100.000.000,- realisasinya mencapai              Rp. 99.993.100,- atau sebesar 100% dengan keluaran Jumlah laporan administrasi keuangan program kegiatan tahun 2013 dari rencana sebanyak 77 kegiatan/admnistrasi keuangan, realisasinya tercapai 100% . Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100 % atau 77 kegiatan administrasi keuangan.
  5. Penyusunan Renstra dan Renja SKPD, dari rencana anggaran sebesar Rp.35.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 34.998.500,- atau sebesar 99,97% dengan keluaran yaitu Jumlah dokumen renja BPMPD dari rencana sebanyak 1 dokumen 15 buku, realisasinya tercapai 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD untuk jumlah dokumen renja BPMPD mencapai 100% atau 1 jenis dokumen 55 buku daritarget renstra akhir periode sebanyak 1 jenis dokumen 70 buku.
  6. Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan SKPD, dari rencana anggaran sebesar Rp.206.350.000,- realisasinya mencapai Rp. 206.236.100,- atau sebesar 99,94% dengan keluaran Jumlah Kegiatan untuk dokumen hasil monitoring dan evaluasi program dan kegiatan kinerja SKPD dari rencana sebanyak 77 kegiatan realisasinya tercapai 77 kegiatan atau sebesar 100 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100%.
  7. Publikasi Kinerja SKPD, dari rencana anggaran sebesar Rp.100.000.000,- realisasinya mencapai Rp. 99.900.000,- atau sebesar 99,94 % dengan keluaran Jumlah media untuk mempublikasikan dokumen kinerja SKPD dari rencana sebanyak 3 media realisasinya tercapai 3 media atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100%.

6)       Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan, terdiri dari 5 kegiatan dengan perincian sebagai berikut :

  1. Pemberdayaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat Perdesaan melalui Peningkatan Kapasitas LPM, dari rencana anggaran Rp.96.000.000,- realisasinya mencapai Rp.94.567.170,- atau sebesar 98,51% dengan keluaran Jumlah pengurus LPM dan pengurus kelembagaan masyarakat di lokasi P2WKSS yang mengikuti pelatihan tentang pengorganisasian dan manajemen pemberdayaan masyarakat, dari rencana sebanyak 120 orang, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 120 orang atau sebesar 100 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD sebesar 88 %atau sebanyak 590 orang dari target renstra akhir periode sebanyak 670 orang.
  2. Pemberdayaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat Perdesaan melalui Peningkatan Kapasitas BPS (Badan Pengelola Sarana) Air Bersih, dari rencana anggaran Rp. 97.000.000,- realisasinya mencapai   Rp. 95.862.000,- atau sebesar 98,67% dengan keluaran jumlah pengurus BPS air bersih yang mengikuti pelatihan tentang pengelolaan Sarana Air Bersih dari rencana sebanyak 80 orang, realisasinya tercapai 100%.Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 80 orang atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD sudah 100%atau sebanyak 276 orang dari target renstra akhir periode sebanyak 276 orang.
  3. Peningkatan Kapasitas Forum Masyarakat Desa Siaga, dari rencana anggaran Rp. 98.000.00,- realisasinya mencapai Rp. 97.414.790,- atau sebesar 99,40% dengan keluaran jumlah peserta forum masyarakat desa siaga yang dilatih dari rencana sebanyak 282 orang, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 80 orang atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD sudah menncapai 100%atau sebanyak 230 orang dari target renstra akhir periode sebanyak 230 orang.
  4. Revitalisasi Posyandu, dari rencana anggaran sebesar      Rp. 507.471.000,- realisasinya mencapai Rp. 490.321.400,- atau sebesar 96,62% dengan 4 (empat) keluaran yaitu :

1)     Jumlah peserta yang mengikuti orientasi posyandu dari rencana sebanyak 25 orang, realisasinya tercapai 100 % Perkiraan capaian kegiatan pada keluaran ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 120 orang atau 100 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai %atau sebanyak 1.670 orang.

2)     Jumlah posyandu dan kader posyandu yang mengikuti lomba posyandu Tingkat Kabupaten Bogor dari rencana sebanyak 40 posyandu dan 40 kader posyandu, realisasinya tercapai 100 %. Perkiraan capaian kegiatan pada keluaran ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 40 posyandu dan 40 kader posyandu atau sebesar 100 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD sebesar 100 %.

3)     Jumlah desa/kelurahan yang menerima bantuan operasional posyandu dari rencana sebanyak 430 desa/kelurahan, realisasinya tercapai 100 %. Perkiraan capaian kegiatan pada keluaran ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 434 desa/kelurahan atau sebesar 100 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD sebesar 100 %.

  1. Peningkatan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa dari rencana anggaran Rp. 126.000.00,- realisasinya sebesar   Rp. 116.599.450,- atau sebesar 92,03%, dengan keluaran jumlah kader yang mengikuti pelatihan dari rencana sebanyak 80 orang, realisasinya tercapai 100%. Perkiraan capaian kegiatan pada keluaran ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 80 orang atau sebesar 100 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100%atau sebanyak 193 orang.

7)       Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Perdesaan, terdiri dari 5 kegiatan dengan perincian sebagai berikut :

  1. Fasilitasi Kemitraan Swasta dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Perdesaan melalui GMM, dari rencana anggaran sebesar Rp. 73.970.000,- realisasinya sebesar    Rp. 73.485.000,- atau sebesar 99.32% dengan keluaran Jumlah usaha mikro kecil menengah yang difasilitasi dari rencana sebanyak 30 kelompok, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 30 kelompok atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100%atau sebanyak 150 kelompok.
  2. Penyelenggaraan Diseminasi Informasi bagi Masyarakat Desa dalam Pemanfaatan TTG, dari rencana anggaran sebesar Rp. 200.161.000,- realisasinya sebesar                Rp. 198.168.705,- atau sebesar 84,02% dengan keluaran Jumlah alat TTG yang dipamerkan dalam gelar TTG Tingkat Nasional sebanyak 1 paket, realisasinya tercapai 100 %. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 1 paket atau 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD masih 100 %atau sebanyak 6 paket.
  3. Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis dan Masyarakat melalui Kegiatan Sibermas, dari rencana anggaran sebesar Rp. 55.699.000,- realisasinya tercapai 100 % dengan keluaran Jumlah masyarakat yang mengikuti pelatihan IPTEK dan peningkatan SDM di lokasi program Sibermas dari rencana sebanyak 40 orang, realisasinya tercapai 100 %. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 40 orang atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100%atau sebanyak 420 orang dari targetrenstra akhir periode sebanyak 420 orang.
  4. Fasilitasi Pembentukan BUMDES, dari rencana anggaran sebesar Rp. 74.890.000,- realisasinya mencapai              Rp. 69.587.000,- atau sebesar 93,17% dengan keluaran Jumlah BUMDES yang dibentuk dari rencana sebanyak 22 lembaga, realisasinya tercapai 100 %. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 22 lembaga atau sebesar 100 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan (2014), tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100%atau sebanyak 60 lembaga.
  5. Pengembangan Posyantek Tahun 2013 di Kecamatan Leuwisaeng Kabupaten Bogor, dari rencana anggaran sebesar Rp. 85.000.000,- realisasinya mencapai               Rp. 84.400.000,- atau sebesar 99,08% dengan keluaran Jumlah kecamatan yang mendapat bantuan posyantek dari rencana sebanyak 1 kecamatan, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 0 Kecamatan atau sebesar 0 %. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan (2014), tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100 %

8)       Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa, terdiri dari 14 kegiatan dengan perincian sebagai berikut :

  1. Pembinaan Kelompok Masyarakat Pembangunan Desa melalui Perlombaan Desa, dari rencana anggaran sebesar Rp. 482.656.000,- realisasinya sebesar Rp. 452.387.600,- atau sebesar 93,73% dengan keluaran Jumlah desa yang mengikuti perlombaan desa dari rencana sebanyak 39 desa realisasinya tercapai 39 desa atau sebesar 100 %.

Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 39 desa atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100 %atau sebanyak 195 desa.

  1. Pelaksanaan Musyawarah Pembangunan Desa, dari rencana anggaran sebesar Rp. 152.140.000,- realisasinya sebesar Rp. 151.699.200,- atau sebesar 99,71% dengan keluaran Jumlah desa yang melaksanakan musrenbang desa/kelurahan dari rencana sebanyak 430 desa/kelurahan, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 434 desa/kelurahan atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra BPMPD mencapai 100%.
  2. Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa melalui Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, dari rencana anggaran sebesar Rp. 152.280.000,- realisasinya sebesar Rp. 135.407.980,- atau sebesar 88,92% dengan keluaran Jumlah desa/kelurahan yang melaksanakan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat dari rencana sebanyak 430 desa/kelurahan, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2012 yaitu sebanyak 430 desa/kelurahan atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100%.
  3. Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa melalui Pendampingan Bantuan Infrastruktur Perdesaan, dari rencana anggaran sebesar                      Rp. 260.000.000,- realisasinya sebesar Rp. 259.483.500,- atau sebesar 99,80% dengan keluaran Jumlah desa yang mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur perdesaan, dari rencana sebanyak 430 desa/kelurahan, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 434 desa/kelurahan atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100 %.
  4. Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa melalui PNPM Mandiri Perdesaan, dari rencana anggaran sebesar Rp. 629.881.000,- realisasinya sebesar Rp. 624.108.106,- atau sebesar 99,08% dengan keluaran Jumlah desa yang difasilitasi oleh kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan di Kabupaten Bogor dari rencana sebanyak 243 desa 23 kecamatan, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 243 desa 23 Kecamatan atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100%.
  5. Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa melalui PNPM Mandiri Perkotaan, dari rencana anggaran sebesar Rp. 485.350.000,- realisasinya sebesar Rp. 468.460.000,- atau sebesar 96,52% dengan keluaran Jumlah desa yang difasilitasi oleh kegiatan PNPM Mandiri Perkotaan di Kabupaten Bogor dari rencana sebanyak 185 desa/kelurahan 17 kecamatan, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 185 desa/kelurahan 17 kecamatan atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100%.
  6. Penunjang Paket P2KP, dari rencana anggaran sebesar   Rp. 50.780.000,- realisasinya sebesar Rp. 41.635.000,- atau sebesar 72,06 % dengan keluaran Jumlah desa yang menjadi lokasi pelaksanaan Penunjang Paket P2KP dari rencana sebanyak 1 desa, realisasinya tercapai 100 %. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 15 desa di 15 kecamatan atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100% atau sebanyak 15 desa.
  7. Pendamping Program Gerakan untuk Membangun Bogor Inisiatif Rakyat (GUMBIRA), dari rencana anggaran sebesar Rp. 263.016.000,- realisasinya sebesar Rp. 244.357.800,- atau sebesar 95,62% dengan keluaran yaitu jumlah desa yang difasilitasi oleh kegiatan Program GUMBIRA dari rencana sebanyak 6 desa, realisasinya tercapai 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 6 desa atau sebesar 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan

renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100%atau sebanyak 18 desa.

  1. Penunjang PLPBK, dari rencana anggaran sebesar          Rp. 60.000.000,- realisasinya sebesar Rp. 59.490.000,- atau 99,15% dengan keluaran Jumlah desa yang difasilitasi oleh kegiatan Program Desa Membangun menuju Desa Peradaban dari rencana sebanyak 20 desa, realisasinya tercapai 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100% atau sebanyak 4 desa.
  2. Penunjang PMPK, dari rencana anggaran sebesar            Rp. 76.100.000,- realisasinya sebesar Rp. 73.500.000,- atau 96,58% dengan keluaran Jumlah Penunjang PMPK, dari rencana sebanyak 14 desa, realisasinya tercapai 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100%.
  3. Pendampingan Pendistribusian Raskin, dari rencana anggaran sebesar Rp. 147.000.000,- terealisasi sebesar Rp. 139.604.000,- atau 96,58% dengan keluaran jumlah

pendistribusian raskin di Kabuaten Bogor dari rencana jumlah 40 kecamatan terealisasi 100%. Adapun perkiraan capaian kegiatan ini pada tahun 2014 yaitu sebanyak 40 kecamatan atau sebesar 100%.

Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100%

  1. Fasilitasi Peningkatan Peran serta masyarakat melalui TMMD dan Temu Kader Pemberdayaan Masyarakat, dari rencana anggaran sebesar Rp. 70.000.000,- terealisasi sebesar Rp. 67.604.000,- atau 98,58% dengan output keluaran jumlah desa yang menjadi lokasi kegiatan Fasilitasi Peningkatan Peran serta masyarakat melalui TMMD dan Temu Kader Pemberdayaan Masyarakat dari rencana jumlah 1 desa terealisasi 100%. Berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja BPMPD tahun-tahun sebelumnya sampai dengan pelaksanaan renja BPMPD tahun berjalan, tingkat capaian realisasi target renstra akhir periode mencapai 100% atau 1 desa.
  2. Fasilitasi Peningkatan Peran serta masyarakat melalui TMMD dan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS), dari rencana anggaran sebesar Rp. 70.000.000,- terealisasi sebesar Rp. 69.471.000,- atau 99,24% denga


Kalender Kegiatan

NOV
14
Pembinaan Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDES)

JADWAL PELAKSANAAN PEMBINAAN PENYUSUNAN ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DESA (APBDES)

Lokasi : RUANG RAPAT BPMPD KABUPATEN BOGOR
AUG
24
Pembinaan Penyusunan RPJMDes dan RKPDes di 39 Kecamatan

RABU, 24 AGUSTUS 2016

TAJURHALANG                     …
Lokasi : Kantor Kecamatan

MEI
09
penyelenggara pelatihan aplikasi siskuedes/simda Bagi Bendahara Desa

Peserta bintek berdahara desa 39 kecamatan 417 desa

 

 


Lokasi : Hotel Taman Aer Jalan raya Puncak Megamendung Bogor
MEI
03
Penyelenggaraan Pelatihan Penyusunan Dan Pendayagunaan data Profil Desa/Kelurahan Tahun 2016

Hari/Tanggal     : Selasa - Rabu, 03 s/d 04 Mei…
Lokasi : Hotel Puri Ayuda Resort Jl. Raya Puncak Cipayung Sirnagalih Megamendung Bogor.

APR
25
JADWAL SELEKSI TEGAR BERIMAN AWARDS

PELAKSANAAN SELEKSI RT/RW SEKABUPATEN BOGOR

Dalam Rangka Pelaksanaan Seleksi Ketauladanan


Lokasi : Ruang Rapat BPMPD Kabupaten Bogor
PROFIL DESA  DAN  KELURAHAN KABUPATEN BOGOR
SIPEDES
2017 © Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa